Demi Masa

Minggu, 13 Januari 2013

Bahagia

Gambar di ambil dari sini

Bahagia itu sederhana kok,

 
with love,



Selasa, 18 Desember 2012

Bukankah itu sakit?



Gambar dari sini
Bukankah sakit?
Tersenyum ketika semua keadaan ini memuakkan,
Tertawa padahal harusnya menangis
Atau aku kebas untuk menangis lagi.
Bebal!
Masa bodoh dengan semua!
Eeny, Meeny, Miny, Moe!

Bukankah sakit,
Melihat semua yang dekat denganmu.
Menghianati di depan mukamu.
Menusuk punggungmu!
Mempecundangimu!
Tertawa akan sikapmu!

Bukankah sakit!
Bahkan keluargamu-yang harusnya paling dekat.
Mengusirmu!
Bahkan mengataimu!
PECUNDANG!!
ANAK LIAR!
ANAK NAKAL!

Bukankah itu sakit.
Dan bebalnya masih juga tertawa.
Menertawakan sekelilingmu
Yang masih saja tak segera
 Menyudahi sandiwara yang (tak) lucu ini
Semuanya:
Eeny Meeny Miny Moe
 




Untuk: Leo (..dan hujanpum berhenti)
 –ada aku di sini. Menggenggam tanganmu, menyelamatkanmu dari kematian mimpi burukmu, selalu


Kamis, 29 November 2012

Menyerah, mencintaimu



 Gambar didapat dari:sini

…betapa sulitnya perpisahan yang dilakukan sendirian.
-Dee, Filosofi Kopi.


Aku menyerah, melepasmu
Meski itu pahit
Meski itu berat
Meski itu sesak.
Karena, 
Melepasmu berarti
Aku harus siap kehilangan.
Kehilangan sebagia diriku yang kusebut : Cinta

Aku menyerah,
Mencoba mengabaikanmu
Walau disudut hatiku
Ada sudut yang mengkristalkan namamu : abadi

Mungkin aku baru sadar,
Betapa bodohnya aku mencintaimu
Betapa naifnya diriku silau karenamu
Nyata kamu tak pernah menyimpan gambar rupaku : sepertiku.
Tak pernah membanyangkan tentangku.
Atau tak pernah melamunkan segala tentangku.

Mungkin (memang) aku baru sadar,
Bahwa hanya aku
Yang menginnginkanmu datang
Menjemputku,
Menggandeng tanganku,
Menatapku sepenuh hatimu.

Mungkin hanya aku
Yang mengenang setiap inci perjalanan: aku, kamu

Mungkin aku memang baru sadar
Betapa sulitnya,
Betapa sulitnya perpisahan yang dilakukan sendirian.
Tanpa tatapanmu,
Tanpa sergahanmu,
Tanpa sentuhanmu
Dan baru kusadari,
inilah perpisahan paling sepi,
antara aku, kamu
yang sekarang tak berarti Kita

Dari:
Yang berhenti mencintaimu.
 

Minggu, 25 November 2012

Surat Untuk cinta.

 
(Gambar dari sini)

Aku nggak mau
kamu tahu perasaanku, lalu kasihan kepadaku
sedang aku tahu, cinta tak butuh belas kasih

Aku nggak mau
kamu tahu perasaanku, lalu mendekatiku
 sedang aku tahu, kamu masih bersamanya

Kau tahu
Aku bahagia dengan perasaan ini.

meski kamu,

meski kamu,

meski kamu tak memilih aku.


Kau tahu,
mungkin aku orang paling bodoh yang pernah kamu dapati.
yang masih merapalkan namamu,
mendo'akanmu selalu.
walau aku tau, entah kamu berdo'a untuk siapa.
yang pasti bukan untukku

Aku nggak mau.
kamu menghilang tiba- tiba.
walau mungkin karena aku yang terlalu pengecut untuk segala kenyataan.
lalu lari.

tapi lebih dari itu,
sebenarnya
aku lebih nggak mau lagi kalau kamu bersamanya.
dengan seseorang yang aku anggap sahabat.
bukankah itu sakit?
merelakanmu.

Kamu yang ku sebut cinta.

Akhir- akhir ini kenapa kamu menggangguku?
merusak (lagi) tatanan hatiku yang dulu pernah hancur karenamu.

aku mencintaimu juga membencimu.

cinta karena itu yang membuat aku selalu
selalu membuat kisah konyol bertumpuk di sudut lemari bukuku.

benci karena kamu membuatku selalu patah hati.
yang membuatku selalu menuliskan impian2 tentang aku dan kamu.

bodoh bukan,
terkadang menjadi seorang stalker itu di benarkan kalau itu menyangkut kamu.
tapi itu dulu lebih dari dua tahun lalu.
saat aku masih leluasa memandang wajahmu.
saat aku masih bisa menatapmu, hanyut dalam sorot matamu.
saat aku masih bisa mendengar tawamu,
saat aku masih bisa mendengar bisikmu, walau bukan untukku.

Aku nggak mau, 
setahun, 
dua tahun, 
lima tahun,
sepuluh tahun,
lima puluh tahun lagi
kalau aku menyebut namamu
hatiku sakit.

kini.
tolong jangan menggangguku lagi.
jangan ajak aku bicara di dunia maya.
apalagi di dunia nyata 
karena itu akan sangat membuatku gila
karena itu akan membuat segala upaya melupakanmu. 
Runtuh dalam sekejap.



 Dari:
Aku yang terkadang masih kelu ketika menyebut namamu
 


p.s : Ada beberapa bait saya contoh dari novel nya dee, perahu kertas.